Bintang, dengarlah rintih kalbuku
Bulan, tataplah kedua bola mata ini
Aku menitihkan air mata
Kesedihanku karena Lakunya..
Malam ku Begitu Kelabu
Meski kau memancarkan cahyamu
hatiku begitu teriris
Kesibukannya tiada henti
Bulan, Bisikan Rintih ini padanya
Ku begitu Menginginkannya
Berada di Sampingku
DAn sejenak Menepis Sepiku
Bintang, kini dia telah berubah
Perhatiannya tlah memudar terhadapku
Sebelum Pertama kita Bertemu
Setiap gelap ku lewatisendiri
Tanpa terang cintamu menuntunku
Walau akhirnya ku terjatuh
Ke dalam luka bakar cintamu
Semoga kau bisa membaca puisi ini, dan mengerti kesepian ini. aku mencintaimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar